Agustus 30, 2022

Writing Bootcamp (plus)

"Writer's gear" (perlengkapan penulis) merupakan salah satu manfaat yang ditawarkan oleh program virtual Writing Bootcamp ITS (https://www.its.ac.id/writingcenter/id/program/writing-bootcamp/). Hmmm.. mungkin yang dimaksud adalah perlengkapan yang tidak kasat mata ya (?) seperti informasi, materi, atau arahan yang diperlukan untuk meningkatkan skill mahasiswa program master atau doktoral dalam menuangkan gagasannya ke dalam sebuah artikel ilmiah yg dipublikasikan di jurnal atau konf intl bereputasi .. cmiiw

Program writing bootcamp ITS tahun ini dimulai 18 Juli lalu, alhamdulillah berkesempatan mengikutinya. Banyak materi yang diperoleh peserta antara lain: writing process, IMRaD(c) structure, teknik parafrase & sitasi, improving the flow of ideas : cohesion & coherence, British vs American writing style, formal vs informal vocabulary, dos vs dont's, eliminating extra words, making consice sentences, rethorical moves of methodology, teknik snowballing SLR (backward & forward), proofreading, dan managing deadline (beberapa bisa disimak di https://www.its.ac.id/writingcenter/resources).  

Program juga dikemas menarik dan interaktif, diskusi di main room dan breakout room dibuat cukup intens, sehingga hampir semua peserta berkesempatan untuk berbagi info, opini dan pengalaman menulis/publikasi (teknis dan non teknis). Termasuk saling berbagi info terkait tools seperti quillbot, grammarly, mendeley, publish or perish, vos viewer, dan connectedpapers. Plus lainnya dari program ini adalah disediakan layanan konsultasi 1 on 1 yang kumanfaatkan untuk konsul revisi paper - selain konsul dengan promotor dan co tentunya. Alhamdulillah paper accepted di salah satu konf intl dan status saat ini "camera ready".  Publikasi di konf intl bereputasi merupakan salah satu syarat bagi kami untuk mengikuti seminar kandidasi, semoga diberikan kelancaran dalam semua prosesnya.. aamiiin. 

Oya layanan konsul 1on1 merupakan program reguler ITS AWC, bisa dimanfaatkan di luar pelaksanaan writing bootcamp (minimal 1x konsul untuk memperoleh sertifikat, selain kehadiran tentunya). InsyaaAllah program akan berakhir pekan depan, rencananya sebelum closing diberikan materi software plagiasi atau cek similarity (iThenticate, Turnitin, Grammarly) terlebih dahulu. 


update 16-09-2022:

Salah satu metode menulis artikel / paper yang cukup efektif adalah metode "Whiteside". Teknik ini cukup simple, dimulai dari pembuatan outline/story/paper route terlebih dahulu, kemudian lanjut ke gambar & tabel - ke metode - lalu results - discussion - dan conclusion. Setelah itu introduction - abstrak - dan judul (https://onlinelibrary.wiley.com/doi/epdf/10.1002/adma.200400767). 
Info tersebut dikutip dari paparan Prof. Supriyanto dari Untirta pada workshop artikel jurnal internasional bereputasi (bagian dari kegiatan World Class Professor) yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Elektro Fakultas Saintek Umsida. Beliau juga mengingatkan pentingnya "memaksa untuk menulis" sekaligus "meluruskan niat" dalam penulisan paper bereputasi, agar berdampak dan berkah - seperti slogan "kampusku surgaku" - kata beliau. 
Pesan lain dari beliau adalah hindari "salami-slicing" yaitu membagi paper ke dalam beberapa "paper kecil" yang tidak memberi arti signifikan. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk 'sikon' yang berbeda. Mengutip sebuah tulisan "Kapan Salami Slicing Dibenarkan?Jika sebuah proyek penelitian besar sangat luas sehingga melibatkan beberapa kelompok penelitian lintas disiplin, maka dapat dibenarkan bahwa ada banyak publikasi untuk menyampaikan dampak keseluruhan dari penelitian tersebut"  http://editor.jurnal.iaii.or.id/index.php?post/2020/05/01/SALAMI-SLICING-%3A-Tugas-Editor-yang-Terlupakan


Finally .. terimakasih semuanya, barokallalhu fiikum.

Mei 09, 2022

Perpanjangan SIM - Mei 2022

Sedikit berbagi pengalaman memperpanjang SIM A dan C yang kebetulan masa berlakunya habis mepet2 dengan libur lebaran 2022. Awalnya mau nyoba ngurus online lewat aplikasi SINAR (sim nasional presisi), tp setelah googling2 jadi ragu, karena lumayan panjang sop-nya, ditambah beberapa review yg bikin ketar ketir (walau gak tau pasti sih bener nggak nya, tp daripada beneran kejadian wes milih yg konvensional sj hehe..). 

Akhirnya ngurus lewat sim keliling di mal Lippo Sidoarjo (bisa nerima ktp luar kota Sda juga), dan lumayan cepat pelayanannya.. makasih bunda infonya. Tapi butuh perjuangan untuk dapetin nomer, dianter suami mruput sebelum subuh ke mal untuk naruh SIM asli (gak boleh fotocopy-an) di kotak antrian deket portal pintu masuk, dan ngisi daftar agar nggak kehabisan kuota (sehari dibatasi hanya 50 - 75 sim saja). Bisa ditinggal setelah itu, insyaaAllah aman, ada pak petugas yg jaga dan mandu di sekitar kotak itu - jazaakallahu khoir pak-e. Balik lagi ke mal jam 8 an, nunggu mobil sim keliling dateng, dan nunggu panggilan petugas unt isi form, tes kesehatan & psikotes, foto, dan cetak sim. Karena kebetulan dapet no awal, jadi gak ngantri lama, durasi mulai dipanggil unt isi formulir, lanjut tes2 (gak ribet tesnya, cukup mudah), sampai sim selesai dicetak, gak sampe sejam. Fyi, total biaya perpanjangan sim a dan c (per mei 2022) 385 ribu.

Oya yg sim nya mati antara tgl 29 april sd 8 mei 2022 (selama libur resmi lebaran), dapet toleransi ngurus di tgl 9 sd 17 mei. Dan jgn sampai telat, jika telat dianggap ngurus sim baru yg lebih panjang prosedurnya, dan harus ke polresta ngurusnya. Kalo mau ngurus di mal lippo, amannya naruh sim asli dan ngisi daftar antrian sebelum subuh saja, dari pengalaman yang dateng jam 5 an waktu itu hampir gak kebagian kuota.

Semoga bermanfaat..

Januari 27, 2022

#KOMPILASI

Postingan pertama mengawali 2022. Postingan pertama memasuki tahun ke-15 berbagi di sini. Terimakasih blogspot.com πŸ’— alhamdulillah...

#01. Cari wajahNya
Durasinya sangat singkat, hanya 1 menit, tapi bikin makjleb! Jadi muhasabah, teori sudah tahu bahkan mgk sdh 'ngelontok', tapi prakteknya sering lupa sering keteteran. Di sini, beliau mengemas dengan apik, bikin ngaca, bikin pikiran dan mulut spontan bereaksi sama : "iya ya.."! Mikiran kesibukan dan urusan dunia memang gak ada habisnya, gimana ngatur skala prioritasnya? ingin semuanya lancar dan berkah? ilmunya ada di kanal ini, simak ya.. hanya 1 menit! https://www.youtube.com/watch?v=d-7cSMlSVXs

#02. Tiga tingkatan belajar
filosofi padi - semakin berisi semakin merunduk..
"Ada 3 tingkatan belajar : tingkat 1 habis belajar jadi sombong, naik ke tingkat 2 habis belajar jadi tawadu', dan tingkat tertinggi habis belajar semakin merasa tak tahu apa-apa" pesan sahabat Umar bin Khattab yang dikutip sebagai penutup pidato promosi doktor, simak selengkapnya di kanal ini, ada pesan penting juga dari sang guru besar buat para pejuang ilmu https://www.youtube.com/watch?v=MB8oVuX83XU   

#03. Content creator booming indeed !
Salah satu 'ledakan' ekonomi di masa pandemi sekaligus di era digital disruption : jadi kreator konten, simak 'kuliah gratis' sang guru besar - yang akhirnya juga ikutan ngonten - di kanal ini https://www.youtube.com/watch?v=sgLZ9KgV-u0  
Dan ada 'ledakan' lainnya yang muncul di awal pandemi, simak di sini ya.. http://uce-indahyanti.blogspot.com/2020/03/elearning-booming-indeed.html

#04. Ekonomi donat
Masih related dengan topik 'kuliah' nya sang guru besar di atas, apa sebenarnya yang terjadi pada "story of yesterday" dan "story of tomorrow"? simak materi bagus yang beliau sampaikan pada kesempatan Milad Muhammadiyah Jatim 109 di sini  https://www.youtube.com/watch?v=f7MDKbk58rI

#05. 3L - Life Long Learning 
Istilah yang sama kita temukan di dunia maya (baca: machine learning), bedanya di situ 'mesin'-nya yang mesti terus belajar untuk mengenali pola sebagai bagian dari decision support system. Di dunia nyata, menjadi manusia "pembelajar sepanjang hayat" sangat perlu.. biar kualitas hidup terus naik, biar gak kuatir dengan perubahan, biar 'pede' nambah, biar gak "insecure" atau "inferiority complex", biar selalu "curiosity", biar bisa berbagi,biar lebih berempati, biar gak sombong, biar selalu ngerasa 'jadi gelas kosong', dan biar biar lainnya-tentu dalam konteks positif- menuju social change yang lebih baik.. Selalu suka sama diksi dan narasinya @sherlyannavita - https://www.youtube.com/watch?v=mI_5U9YJglA #belajardarianakmuda

Jazaakumullahu khoiron katsiro semua ilmunya, semoga bisa terus berbagi, barokallahu fiikum πŸ˜‡

September 21, 2021

Finally i invent ..


"i see - i remember - i do - i understand".. Tagline di myclassroom ITS itu sejalan dengan prinsip piramida taksonomi Bloom, jika dilanjutkan kira-kira jadinya "i apply - i analyze - i evaluate - i create" and... finally i invent.

Judul di atas anggap saja doa.. semoga Allah mudahkan dan kabulkan.. aamiiin. Sejatinya sekarang ini, yang lagi nulis - baru 'mancik' di garis start perjalanan riset doktoral, dan masih berjuang nemuin kebaruan (novelty), walau mungkin hanya penemuan (invention) yang sederhana. Bagi dosen dan peneliti, hilirisasi hasil riset tentu menjadi harapan besar mereka. Hasil riset idealnya memang tidak sekedar berujung pada paper atau publikasi, walau praktiknya juga tidak mudah. Apalagi bagi kami, para yunior, untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi saja masih perlu perjuangan hehe..

Kemarin sempat baca beberapa hilirisasi hasil riset para dosen senior kita di harian Jawa Pos. Tahun 1988 Dr. Tri Susanto - dosen UB membuat riset yang mengungkapkan adanya kandungan lemak babi di beberapa jenis makanan yang dijual pedagang. Hasil temuan riset tersebut memicu lahirnya sertifikasi halal di Indonesia. Yang lainnya, sejak 2011 Prof. Utarini - gubes UGM memimpin riset inokulasi nyamuk Aedes Aegypti dengan bakteri Wolbachia, dan beliau berhasil meyakinkan masyarakat sekitar untuk melepas nyamuk di lingkungan mereka. Hasilnya kasus demam berdarah di sana menurun sd 77%. Prof. Utarini akhirnya terpilih masuk dalam 100 orang berpengaruh versi Time 2021. Perjalanan risetnya ditulis oleh filantropis kelas dunia - Melinda French Gates (mantan istri Bill Gates). 

Banyak lagi hasil riset para dosen dan peneliti senior Indonesia yang sudah terhilirkan dan menginspirasi, khususnya di masa pandemi sekarang ini, seperti Prof. Kuwat gubes UGM penemu GeNose, Prof. Riyanarto gubes ITS penemu I-nose, dan Carina Joe - ilmuwan asal Indonesia salah satu pembuat dan pemilik hak paten vaksin AstraZeneca.. barokallahu fiikum πŸ˜‡
  

Agustus 25, 2021

Urgensi Estellu

"Welcome to the University of Heroes… quench your thirst of knowledge and wisdom" #rector’sremark (https://smits.its.ac.id/pengumuman/iup/en/)

Cuplikan sambutan rektor ITS itu sedikit mengusikku, ada semangat ada galau (butuh waktu untuk 'merasionalisasi' rasa itu). Terlebih setelah menyimak semua informasi studi doktoral saat IPITS Prodi Ilkom tadi pagi, cukup berat tantangannya, jika mandeg di mata kuliah "Disertasi & Seminar 1" maka gak bisa ngambil DSR berikutnya, mesti diambil ulang sampai lulus, juga tantangan bisa tembus publikasi international bereputasi. 

Ditambah draft usulan disertasiku yg dinilai masih ada yg ambigu dan kurang matang oleh promotorku - Prof. Arif (beliau juga promotorku dulu, simak ceritanya di sini .. https://uce-indahyanti.blogspot.com/2012/02/man-jadda-wa-jada.html). Jadi ngerasa agak 'sesek', nulis uneg2 dulu biar legaan dikit, sekalian berbagi info seputar persiapan studi doktoral.

Sungguh, jika bukan karena mengharap pertolongan Allah, gak kebayang sanggup melewati tantangan berat itu di usia yg sudah setengah abad ini. Di sisi lain mesti tetap bersyukur, terimakasih Umsida, telah memberi kesempatan kami untuk studi lanjut melalui program kerjasama ITS-Umsida ini. 

Urgensi estellu (s3 - bhs Jawa), itu yg terlintas di benak. Saat ini mau gak mau perguruan tinggi mesti segera beradaptasi dengan regulasi dan dinamika yang ada, salah satunya menuntut program pengembangan SDM digalakkan (baca studi lanjut ke S2 dan S3). Program ini memang punya multiplier effect, berdampak (positif) pada banyak aspek, bukan hanya bagi 'penyandangnya', sehingga mendapat perhatian serius dari lembaga dan yayasan. Alhamdulillah tahun ini cukup banyak dosen yang dibiayai untuk studi doktoral, semoga lancar dan sukses semuanya.. barokallahu fiikum Umsida πŸ˜‡

Rekan2 senior kami bilang, studi doktoral itu lebih kepada perjuangan mental. Perjuangan 'mental' ini mesti disadari adalah pilihan kami, dengan alasan apapun mesti dijalani karena kami sudah memilih mengambil kesempatan baik ini. Kini, telah dimulai di titik orientasi, bismillahi tawakkaltu.. semoga Allah mudahkan semuanya, dan berharap kelak dapat memberi banyak manfaat, khususnya untuk prodi Informatika Umsida.. semoga perjuangan baru yang berawal dari niat “amanah terhadap janji” ini dimudahkan perjalanannya, bisa lulus tepat waktu, dan menjadi berkah .. aamiiin Allahumma aamiiin (klik ini juga ya http://uce-indahyanti.blogspot.com/2019/09/konsekuensi-logis-profesionalisme-dosen.html)

Oya berikut persiapan yg mesti dilakukan jika ingin studi doktoral, khususnya di ITS :

  • Simak baik2 semua syarat dan tatacara pendaftarannya di sini https://smits.its.ac.id/pascasarjana/
  • Jika berasal dari program studi yang tidak sebidang dan lintas jenis, pilih yg program RPL (rekognisi pembelajaran lampau) krn wajib ikut matrikulasi nantinya.
  • Segera cari calon promotor, intens berkomunikasi untuk bimbingan awal membuat draft usulan disertasi
  • Banyak baca artikel dari jurnal2 internasional bereputasi terkait bidang minat riset kita, gali  analisis gap, state of the art, SLR & SMS (systematic literature review & mapping study), dan invention-nya (ini kata kuncinya menurut beliau). simak juga artikel bagus seputar SLR yang ditulis pakarnya di sini https://romisatriawahono.net/2016/05/15/systematic-literature-review-pengantar-tahapan-dan-studi-kasus/
  • Siapkan diri untuk tes wawancara (uji usulan proposal), tes toefl dan tes tpa. Ikut tes toefl paper based di ITS selama masa pandemi ini cukup ribet, mesti telaten mengikuti semua prosedurnya, dan jgn sampai telat join wag (setelah mendaftar tentunya) agar gak ketinggalan byk info dan langkah2 penting, termasuk instal aplikasi SEB (Safe exam browser) dll. Oya jgn mepet2 daftar tes, terutama untuk toefl, krn gak tiap hari ada dan peminatnya byk, jadi cepet banget tutupnya.
  • Siapkan semua dokumen yg dibutuhkan, mulai dari softcopy usulan disertasi, portofolio, ijazah transkrip s1 dan s2, surat rekomendasi dua buah (bisa dari calon promotor dan pimpinan misal dekan kita), pasfoto, surat keterangan sehat (bisa ke klinik terdekat).
  • dan yg tak kalah penting, nasehat dari para senior : dukungan keluarga, manajemen waktu, menata hati dan niat, sabar menikmati semua proses, menjaga semangat, banyak doa - syukur - istighfar - sedekah.. dan satu lagi "be happy".

Muhasabah .. jika untuk urusan studi lanjut saja perlu serius menyiapkannya, apalagi untuk urusan "perjalanan pulang" kelak, mesti lebih sungguh2 menyiapkan semua bekalnyaπŸ˜”

Semoga bermanfaat..


update info: 

https://umsida.ac.id/perkuat-mutu-akademik-73-dosen-umsida-studi-lanjut-program-doktor/


Juni 18, 2021

Terima kasih Insan Kamil (3)

Bismillah...

  • Yth. Perwakilan Ka Dinas Pendidikan Sidoarjo, 
  • Yth. Ustadzah Jujuk Rusdianah, S.Pd Ketua YPIT InKa, 
  • Yth. Ustadzah Leily Prihatiningtyas, S.T. Ka SDIT Insan Kamil, 
  • Yth. Ka KB/TK/SMPIT Insan Kamil, 
  • Yth. Ustadz Ustadzah wali kelas 6 : Ustadz Nur Kholis Ismail, S.Pd. wali kelas 6A, Ustadz Subur, Lc walas 6B, Ustadzah Fitria Desy Mawar Dilasari, S.Pd. walas 6C, Ustadzah Yuly Indri Hapsari, S.Pd. walas 6D, 
  • Yth. Ustadz Ustadzah pembina al qur’an dan pendamping kelas, 
  • Yth. Ustdaz dan Ustadzah kelas 1 sd kelas 5 yang telah mendidik ananda angkatan 14 ini, 
  • Yth. Para orang tua wali murid, dan ananda kelas 6 angkatan 14 yang berbahagia.

Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh.. alhamdulillah wa syukurilah, washolatu washolamu ala rosulillah wa ala ali wasohbihi ajmain..

Segala puji dan syukur kita panjatkan pada Allah Ta’ala Robbul Alamin, alhamdulillah pagi ini kita dapat hadir melalui zoom dalam keadaan sehat, dalam acara pembekalan akhir kls 6 angkatan14.

Terimakasih kepada SDIT InKa atas kesempatan yg diberikan pd kami untuk memberikan kesan pesan mewakili ortu wali murid kelas 6 angkatan 14. 

Teringat kembali tahun 2011 lalu saat putra pertama kami menyelesaikan studi di InKa (https://uce-indahyanti.blogspot.com/2011/06/terima-kasih-insan-kamil-2.html). Begitu serius persiapan yang dilakukan saat itu, program try out, kegiatan motivasi diri, Jalasah Ruhyah, dilaksanakan untuk mempersiapkan ananda menghadapi UNAS dengan juga menanamkan nilai-nilai kejujuran. 

Qodorullah, saat ini putri kami dan teman2nya kelas 6 angkatan 14 menghadapi kondisi yang berbeda karena pandemi. Serangkaian program dan kegiatan terpaksa ‘direka ulang’, kegiatan pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring, interaksi dg teman dan guru serta kegiatan outdoor jadi berkurang, yg tentu sedikit banyak mempengaruhi kondisi psikologis ananda semua. 

Alhamdulillah ‘ala kulli hal. Semoga ananda semua tetap semangat ya, insyaaAllah ananda bisa membuktikan menjadi generasi rabbani yang tetap tangguh, dan terus berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

Sebagai pengingat dan muhasabah bagi kami, mengutip nasehat (alm) Ustadz Syarif Muhtarom – semoga Allah merahmati beliau- saat pengarahan PSB tahun 2015 lalu (https://uce-indahyanti.blogspot.com/2015/04/hakekat-insan-kamil.html)

Bahwa untuk menjadi "insan kamil" yaitu manusia yg paripurna – manusia robbani, perlu membekali diri dengan potensi psikis dan fisik; yang meliputi kecerdasan akal, emosi, spritual dan fisik. Para orang tua perlu membekali diri dengan hal tersebut, sebelum mendidik putra/i-nya. Diiringi upaya berkomitmen pada kontrak sosial antara pihak sekolah, ortu, dan anak, untuk mengantarkan mereka menjadi "insan kamil".  

Beliau juga menambahkan, tujuan pendidikan sebenarnya 'sederhana', yaitu menyiapkan anak-anak bisa survive di jamannya, dengan cara memberi bekal kompetensi yang di butuhkan mereka, seperti kompetensi spriritual (aqidah, ahlak, ibadah dan Al Qur'an), kompetensi akademik, kompetensi life skill, kompetensi bahasa, dll.

Terimakasih kepada Ustadz dan Ustadzah yg telah memberikan bekal semua kompetensi tersebut pada ananda, dan mendidik ananda dengan kesabaran dan keikhlasan, serta dengan cinta dan keteladanan.

Terimakasih kepada semua pengurus yayasan, manajemen, karyawan inka, dan semua pihak di inka.

Terimakasih kepada Bapak Ambar Ketua Komite dan bunda2 pengurus komite yang hebat2, yang telah banyak membantu mempersiapkan rangkaian acara wisuda ananda angkatan 14. 

Bukan itu saja, bunda2 komite juga banyak membantu menyukseskan banyak program dan kegiatan sekolah, kegiatan P2D di Kalikajang (http://uce-indahyanti.blogspot.com/2019/10/kurikulum-kesengsaraan-p2d-inka.html), kegiatan2 parenting (salah satunya bisa disimak di sini https://uce-indahyanti.blogspot.com/2019/04/parenting-plus-zero-waste.html), kegiatan imtihan (https://uce-indahyanti.blogspot.com/2019/05/imtihan-ke-2.html), kegiatan bakti sosial dan pembagian bingkisan lebaran pada setiap kali ramadhan, dan banyak lagi kegiatan lainnya. 

Sekali lagi, terimakasih sedalam-dalamnya kepada semua yang telah kami sebutkan di atas, dan pihak lain yg mungkin belum kami sebutkan. 

Jazaakumullahu khoiron katsiro, barokallahu fiikum..

Akhirnya.. congratulation angkatan 14 SDIT Insan Kamil, selamat dan sukses, “Melesat Asaku, Meraih Cita Tuk Jadi Generasi Rabbani Berakhlak Mulia” (dikutip dari kartu undangan wisuda mereka). Semua ananda telah tuntas akademik, tuntas ahlak, dan tuntas al qur’an nya sesuai baku mutu sekolah.. MasyaaAllah Tabarokallahu.

Doa terbaik dari kami para ortu dan guru2 tersayang akan selalu dipanjatkan untuk ananda semua, semoga sukses dunia akhirat, menjadi insan kamil yang sesungguhnya.

Sukses selalu SDIT Insan Kamil.. semoga tagline “mendidik dengan cinta dan keteladanan” dapat terus menjadi nilai dan ruh bagi Insan Kamil, sejalan dengan program serta kurikulumnya yang sudah terkonsep dg bagus. Aamiiin Allahumma Aamiiin.

Terimakasih, dan mohon maaf atas semua khilaf  kami para ortu & walmur.

wassalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh..

{Sidoarjo, 18 Juni 2021, disampaikan secara live zoom saat pembekalan akhir siswa kelas 6 angkatan 14 SDIT Insan Kamil. #kesan_pesan_perwakilan_ ortu.}


update:

Rangkaian wisuda berakhir Sabtu, 19 Juni 2021 secara drive thru di halaman sekolah dengan panggung dan karpet merah yang dihias cantik. Terimakasih Ustadz Ustadzah yg begitu sigap mempersiapkan semuanya dan mengarahkan acara saat itu, sehingga semua berjalan lancar dan singkat. Alhamdulillah ananda dapat piagam penghargaan siswa berprestasi dan berkarakter "jujur", semoga istiqomah. Selain itu semua siswa juga dapat buku kumpulan tulisan mereka yg menceritakan pengalaman selama di sekolah.. sungguh edukasi literasi yg bagus. Terimakasih juga buat bunda2 komite, hoodie (@ig akarbana) dan yearbook-nya apik bun 😊






Semoga bermanfaat.

Februari 04, 2021

Pandawa dan Chika : Artificial Intelligence-nya BPJS

Kali ini pingin berbagi pengalaman ngurus perubahan data peserta BPJS almarhumah nenek yang wafat 3 bulan lalu - semoga dilapangkan kubur beliau dan ditampakkan surgaNya..aamiiin. Awalnya dibantu kerabat sempet ngurus datang langsung ke kantor BPJS, yang kemudian diarahkan untuk memanfaatkan layanan online Pandawa dan Chika melalui whatsapp. Layanan tersebut inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa pandemic seperti saat ini.

Pandawa dan Chika merupakan pelayanan informasi melalui chatting yang akan direspon oleh Artificial Intelligence. Lewat layanan tersebut kita dapat memperoleh informasi kepesertaan, tagihan iuran, prosedur pendaftaran peserta program JKN-KIS, serta perubahan data peserta JKN-KIS. 
"Akses Chika, Dapet Pandawa!" - ngutip promonya di sosmed. Cara mengakses Chika cukup mudah, langsung chatting ke nomor WA 08118750400, atau telegram (https://t.me/BPJSKes_bot), atau melalui Facebook Massenger BPJS kesehatan. Layanan online BPJS lainnya bisa pakai aplikasi mobile JKN yang dapat diinstal di hp kita (cekidot flyer di atas).

Pertama kali coba akses Pandawa agak frustasi, ngerasa gak direspon dan 'dilempar-lempar'. Tapi ternyata karena kami gak teliti baca petunjuknya, gak ketik "LANJUT"πŸ˜…. Berikut langkah-langkah ngurus perubahan data peserta lewat Pandawa. Oya pastikan status peserta masih aktif ya, jadi kalau ada tunggakan harus dibayar dulu agar bisa dilayani, satu lagi semua dokumen pendukung disiapkan dulu sebelum berinteraksi dengan Pandawa, karena ada durasi waktunya. 

Langkah pertama tentu chat ke Pandawa, sapa bebas saja nanti akan langsung dibalas oleh "mesin" alias AI. Segera ketik LANJUT, lalu ada balasan untuk mengisi formulir melalui link yg diberikan oleh Pandawa, klik link tersebut lalu isi formulirnya. Kembali ke Pandawa dan ketik SELESAI. Dalam formulir tersebut ada isian pilihan layanan sesuai kebutuhan kita (kali ini untuk merubah data peserta yang sudah meninggal agar di-nonaktif-kan). 

Setelah itu ada frontliner yang menghubungi no wa sesuai yang kita masukkan ke dalam formulir online tadi. Kita diminta memasukkan no kartu BPJS peserta yang akan diubah datanya. Jika masih ada tunggakan, segera bayar dulu, akan diberi waktu 3 jam untuk dapat dilanjutkan pelayanannya. Jika tidak ada tunggakan atau status peserta masih terekam "AKTIF", layanan bisa langsung dilanjutkan, Pandawa meminta pelapor mengirimkan (1) foto selfie pelapor dengan pose memegang KTP pelapor, (2) foto KK peserta, dan (3) foto surat keterangan kematian peserta. Semuanya harus terkirim maksimal 30 menit, dan jangan lupa ketik "SELESAI". Jika melebihi batas waktu akan dianggap batal dan harus mengulang proses layanan dari awal. Setelah itu kita diminta untuk mengisi formulir online lagi dengan memasukkan no tiket yang diberikan oleh Pandawa, batas waktu pengisian juga 30 menit. Sekali lagi jangan lupa ketikkan SELESAI, setelah mengisi formulirnya ya..

Alhamdulillah, gak lama setelah transaksi online tersebut, dapat konfirmasi "transaksi berhasil diproses, untuk bulan depan tagihan tersisa hanya 1 orang saja". Karena baru bulan ini konsen ngurus perubahan data peserta almarhumah nenek yang wafat bulan Nopember lalu, jadi untuk bulan Desember - Februari tetap wajib membayar untuk 2 orang sesuai KK peserta (terdata bude dan nenek), agar status peserta tetap aktif dan mendapatkan pelayanan online di atas.

update September 2021:
Pake aplikasi mobile JKN lebih memudahkan, kemarin ngurus perpindahan faskes bude dari Situbondo ke Surabaya lebih cepat dan gak ribet.. alhamdulillah πŸ˜‡

Semoga bermanfaat..