Maret 22, 2011

Buku digital berbasis web

Untuk kesekian kalinya aku mendapat kesempatan memberikan pelatihan pembuatan modul pembelajaran berbasis web (web content atau bahasa sederhananya “buku digital berbasis web”) pakai eXe.

Tepatnya eXelearning, sebuah aplikasi open source untuk membuat dan mem-publish web content yang fitur2nya dirancang khusus untuk pembelajaran. Mendapatkan eXe dan instalasinya cukup mudah, sebelumnya pastikan dulu sudah terinstal web browser FireFox (keterangan lengkap bisa lihat di http://wikieducator.org/Online_manual).

Di eXe terdapat fasilitas outline yg sangat membantu untuk membuat kerangka materi (seperti Daftar Isi), dan untuk fitur2nya terdapat di bagian iDevices mulai dari Free Text (di dalamnya bisa insert gambar, klip audio/video, hasil flash, dll), Objective, Case Study, Reflection, Reading ACtivity, External Web Site, RSS, Wiki ARticel, macam-macam kuis seperti Multi Select, Multi Choice, True/False Question, SCORM Quiz, dll. Hasil eXe dapat di-export langsung ke web site (berupa HTML) atau dlm bentuk SCORM shg bisa dipasang pada platform LMS manapun.

Pelatihan kali ini, aku bertemu teman-teman guru dari SMAN 22 Surabaya, yang ternyata beberapa dari mereka adalah penyuka IT dan sudah utak atik aplikasi2 yg berkaitan dgn multimedia pembelajaran seperti A4Desk, dll.
Mereka juga sangat antusias ngikutin tiap materi dan latihan2 yang kuberikan, dan malah di hari kedua udah ada peserta yg sharing pengalaman & masalah dlm hal instalasi dan implementasi tiap iDevices eXe-nya. Di sesi terakhir sempat kuberikan sekilas tentang Moodle, salah satu platform LMS (Learning Management System) opensource, yang berfungsi untuk membuat dan mengelola kelas virtual sekaligus tempat untuk “meletakkan” buku digital hasil eXe (dalam format SCORM – standar untuk konten eLearning)maupun konten digital lainnya.

Alhamdulillah pelatihan eXe angkatan pertama berjalan lancar dibantu teman2 satu tim pelatihan. Dan senangnya, beberapa hari setelah pelatihan mendapat sms dari Bu Neny salah satu peserta yg kasih info bhw eXe di laptopnya udah bisa ngeload setelah beliau coba betulin masalah instalasi adobe flash di host windows32-nya. Dari diskusi dg teman sekantor, solusi lain yang bisa dicoba jika eXe ngeload-nya lama adalah cek aplikasi-aplikasi di list StarUp-nya System Configuration (run dgn ketik msconfig di command prompt),kemudian hilangkan centangnya jika aplikasi tsb jarang sekali dipakai, cek juga mgk kena virus, kapasitas RAM & HD, atau restart saja he he

Di sisi lain, sebenarnya merasa terbebani, krn aku dan beberapa teman SAKTI yang pernah mendapat kesempatan mengikuti workshop eLearning dari IGI beberapa tahun lalu, belum berhasil membangun dan mengelola eLearning secara terintegrasi di lingkungan SAKTI. Sementara baru berupa kumpulan2 dari web content beberapa pengajar yang belum terupload ke LMS di server khusus untuk elearning yg telah tersedia. Syukurlah masih ada beberapa pengajar yg berinisiatif membuat sendiri kelas virtualnya baik secara local host maupun lewat free hosting Moodle di http://www.keytoschool.com/

Apapun, aku ingin sampaikan lagi makasih banyak untuk komunitas lawasku yg saat ini lagi vakum.... ihik...di www.igi-alliance.com/eLearning, untuk semua ilmu & sharingnya, yang sampai saat ini masih bisa kutularkan ke teman2 pengajar dari berbagai tempat, makasih banyak juga untuk semua teman2 dan manajemen SAKTI, serta untuk teman kuliahku yg udah share aplikasi HyperSnap-nya yg sangat membantuku dlm pembuatan slide presentasi & modul untuk bahan ajar & pelatihan.

Februari 24, 2011

Flexi Irit ke Telkomsel ?

Promo Flexi Irit (tarif 49 per menit) ke pengguna Telkomsel sempet kucoba, saat itu tanpa cari tahu lebih lanjut infonya langsung aja kutelpon temanku pengguna Telkomsel…eh yang ada malah pulsaku berkurang banyak.

Penasaran…kutelpon 147 contact center-nya Telkom, dan ternyata ada langkah-langkah tertentu untuk menikmati tarif hemat tsb yaitu dengan mendaftarkan diri dulu pada program Flexi Irit (sempet komplain sih.. kenapa hal itu gak di-expose di iklan mereka)

Berikut langkah-langkah pendaftarannya :
- ketik IRIT kirim ke 123
- tampil pilihan menu, dan pilih nomer 6 (balas dengan ketik angka 6)
- tampil pesan konfirmasi ikut program Flexi Irit, jika ya : balas dengan ketik angka 1
- kemudian tampil pesan untuk isi pulsa minimal 10.000,-
- tampil pesan untuk menunggu proses pendaftaran
- isi ulang pulsa segera
- setelah isi pulsa, akan tampil pesan “Slmt menikmati tarif IRIT FLEXI serba Rp 49/menit ke sesama Flexi, TSEL lokal & telp rmh lokal & SMS ke semua operator selama 7 hari.Ketik STOP IRIT untuk berhenti”

Perhatian !
- jangan isi pulsa sebelum mendaftar! Isi pulsanya setelah mendaftar, tepatnya setelah mendapat pesan menunggu spt di atas. Isi ulang pulsa sdh jadi satu paket dengan program tsb.
- waktu pemakaian tarif hematnya hanya 7 hari (setelah isi ulang), sebaiknya di-reminder aja HP anda agar gak kebablasan nelpon/SMS seenaknya.Kalo untuk daftarnya kayaknya cukup sekali, dan mgk bisa otomatis menikmati tarif hemat lagi setelah isi ulang pulsa berikutnya.

semoga bermanfaat

update 20 juli 2011:
sayangnya...sekarang program flexi irit udah dihentikan
:(

Februari 17, 2011

Orang Yang Cerdas

Menurut kamus Bahasa Indonesia 2001, definisi cerdas adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti); tajam pikirannya, sempurna pertumbuhan tubuhnya, cermat dalam adu ketajaman berpikir dan ketangkasan menjawab…dan seterusnya.

Sebenarnya ada definisi cerdas yang “lebih cerdas” …coba kita simak kutipan dari muslim.or.id berikut ini :

“Seorang lelaki dari kalangan Anshar bertanya pada Rasulullah : Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’ beliau menjawab : “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas”…….. banyak mengingat mati dapat memendekkan angan-angan dan menghalangi kita dari berbuat maksiat serta memotivasi untuk lebih bersemangat berbuat ketaatan, karena kematian merupakan pemutus kelezatan. Mengingat mati juga akan melapangkan hati di kala sempit, dan mempersempit hati di kala lapang”

Itulah definisi cerdas yang lebih hakiki…

Jadi kita adalah orang yang cerdas kalo kita bersemangat dan bersungguh-sungguh (bukan hanya berangan-angan) untuk meraih cita-cita setinggi akherat (bukan hanya setinggi langit)

Kutulis sebagai nasehat untuk diriku sekaligus sbg pengingatku, dan semoga bermanfaat untuk yang membacanya

Februari 06, 2011

Perlu orang sekampung untuk membesarkan seorang anak

Tulisan Ida S Widayanti di majalah Hidayatullah edisi terbaru itu mengingatkan kami tentang upaya-upaya membesarkan dan mendidik anak-anak. Kebetulan tulisan itu pas dengan kondisi kami saat ini yang lagi bingung mencari sekolah yang tepat untuk anakku, yg insya Allah akan meninggalkan bangku SD beberapa bulan lagi. Sedangkan SMPIT pada naungan yang sama dengan SDIT anakku- belum siap beroperasi tahun ini, padahal anakku pengen sekali bisa melanjutkan sekolah di sana.

Upaya kita sebagai orang tua memilih sekolah atau pesantren yang baik untuk anak-anak harus dibarengi dengan upaya menjaga lingkungan sekitar rumah (kampung) agar tidak merusak “puzzle” yang telah disusun melalui kurikulum sekolah anak-anak kita.

“Perlu orang sekampung untuk membesarkan seorang anak” – seperti judul bukunya Hilary Rodham Clinton “It Takes a Village to Raise a Child” - untuk mendidik anak dibutuhkan lingkungan yang mendukung – begitu kutipan dari tulisan di majalah itu. Diawali dengan cerita seorang ibu yang telah berupaya mengirim anaknya jauh-jauh ke pesantren - begitu gelisah ketika mengetahui anaknya melihat situs porno yang dibuka oleh teman-teman bermain di lingkungan rumahnya. Di tempat lain, seorang ibu yang mempunyai beberapa orang anak merasa prihatin karena di lingkungan rumahnya tidak ada tempat mengaji, hanya ada musholla kecil yang tidak ‘hidup’. Si Ibu akhirnya membuka tempat mengaji di rumahnya dengan mendatangkan guru ngaji, dan ia juga membuka taman bacaan gratis untuk anak-anak di sekitar rumahnya. Dan Alhamdulillah upayanya mendapat respon positif dari lingkungannya.

Peduli pada pendidikan anak-anak berarti juga harus peduli pada lingkungan bermain mereka. Mungkin saat ini kita belum bisa – atau ‘belum ngoyo’ mengupayakan seperti si Ibu di atas. Tetapi kita tidak bisa lagi ‘cuek bebek’ dengan lingkungan kita, harus ada upaya seminim apapun itu dan sesibuk apapun kita. Karena itu, aku salut dengan tetanggaku yang mengajak anaknya dan anakku yang kebetulan lagi bermain dirumahnya – untuk sholat fadhu berjama’ah di masjid dekat rumah kami.

Januari 01, 2011

Ilmu Dulu, Baru Amal

Wah kebetulan sekali...baru 2 hari lalu aku berdiskusi dengan seorang teman baik tentang perlunya ilmu sebelum beramal. Nah tadi kutemukan artikel terbaru dan terkait dengan hal tersebut di website yang biasa kukunjungi . Tepat sekali anjuran yang sering kita dengar untuk selalu cari ilmu (dalam konteks beribadah). Tapi sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan ilmu? Dan mengapa ilmu disebut sebagai pengendali niat dalam beramal?

Cari tahu lebih dalam yuk,klik link berikut...agar tidak sia-sia amal ibadah yang kita lakukan : Ilmu Dulu, Baru Amal

November 25, 2010

Kami Hargai Pluralitas, Bukan Pluralisme

Disela2 penatnya nyelesaikan tugas kuliah yg makin menumpuk, kubaca lagi artikel2 islam untuk ngademin pikiran sekaligus nambah ilmu.
Kali ini kutemukan artikel ttg pluralisme yg ingin kubagi. Agar tdk salah dlm berkomentar, silahkan klik link berikut. Semoga Allah selalu memberi petunjuk pd kita :
Pluralisme, Paham yang Terbantahkan

November 15, 2010

Use Case Driven Object : step by step

Berikut sedikit rangkuman pemodelan sistem berbasis objek menggunakan UML (Unified Modeling Language) yg sedang kupelajari. Metode yg dipake adalah Use Case Driven Object, yaitu suatu metode untuk men-drive pemodelan sistem berbasis objek berdasarkan fungsi/operasi yang ada dalam sistem (Use Case).

Untuk aplikasinya bisa pake Star UML, Jude, Relational Rose atau Enterprise Architect (spt yg disarankan oleh dosenku).

Tahapan pemodelan berbasis objek yang mengacu pada metode “use case driven object” dimulai dari pembuatan :

1. GUI storyboard; semacam rancangan menu+fitur pada sistem, contoh user interface pada salah satu menu Internet Bookstore :

2. Domain model; semacam diagram yang memetakan objek-objek utama dan relationshipnya, tips pembuatannya :
- pada tahap ini jangan dipikir terlalu dalam hal2 terkait atribut2/operasi2nya. fokus saja pada objek2 utama
- cukup ada ”generalization (is a)” dan “aggregation (has a)” relationship
- lakukan dalam waktu yang terbatas, karena domain model belumlah final, bisa berubah sesuai tahapan saat proses pemodelan berlangsung
- domain model berbeda dengan data model, jangan terjebak pada aliran data
contoh domain model pada Internet Bookstore Project :

3. Use case model; menjelaskan fungsi/operasi yang ada dalam sistem (Use Case), obyek-obyek yang mempengaruhi sistem (Actors) dan hubungan antara Use Case dan Actors (use case diagram).
contoh use case model pada Internet Bookstore :

Dan berikut relasi-relasi yang dapat terjadi pada use case model :

contoh relasi dalam use case:

4. Use case description, penjelasan/ narasi dari proses yang terdapat pada tiap use case yang dibagi menjadi 2 bagian : basic course & alternate course. Narasi dibuat menggunakan kalimat aktif, dan asumsi proses yang ada pada bagian Basic Course selalu dalam kondisi TRUE, dan tidak terdapat kata IF (kondisi IF / False di bagian alternate course, contoh :
Basic Course:
The Customer clicks the Write Review button for the book currently being viewed, and the system shows the Write Review screen.The Customer types in a Book Review, gives it a Book Rating out of five stars, and clicks the Send button. The system ensures hat the Book Review isn’t too long or short, and that the Book Rating is within one and five stars. The system then displays a confirmation screen, and the review is sent to a Moderator, ready to be added.


Alternate Course:
•User not logged in: The user is first taken to the Login screen and then to the write Review screen once he is logged in.
•The user enters a review that is too long (text > 1MB): The system rejects the review and responds with a message explaining why the review was rejected.
•The review is too short (< 10 characters): The system rejects the review.


5. Analisa kehandalan (robustness analysis) ; diperlukan untuk mengetahui objek-objek apa saja yang terlibat dalam setiap use case. Proses ini dilakukan dengan cara menganalisa teks use case dan melakukan identifikasi objek-objek yang akan berpartisipasi kemudian melakukan klasifikasi terhadap objek tersebut menjadi tiga tipe objek yaitu:
•Boundary object : Objek yang digunakan aktor sebagai antarmuka untuk berkomunikasi dengan sistem (sbg noun).
•Entity object : Objek ini biasanya berupa objek yang berasal dari ranah model (sbg noun).
•Control object : Objek yang menjadi “perekat” antara boundary object dan entity object (sbg verb).


Robustness berguna untuk memperkecil celah antara analisa (what) dan desain (how).
Langkah-langkahnya :
- Menelusuri kalimat demi kalimat, teks pada dokumen use case.
- Menambahkan aktor yang terlibat pada use case sebagai titik awal.
- Menambahkan antar muka pengguna seperti halaman web,tampilan layar,menu,kotak dialog dan sebagainya sebagai boundary object.
- Menambahkan controller bagi setiap aturan-aturan bisnis dan aktivitas-aktivitas yang ada.
- Menambahkan entity object bagi setiap objek konseptual dalam model ranah.
- Membuat garis penghubung yang merepresentasikan komunikasi yang terjadi antar objek-objek tersebut.

Dan berikut aturan-aturannya :
- Nouns can talk to verbs (and vice versa).
- Nouns can’t talk to other nouns.
- Verbs can talk to other verbs.

contoh robustness diagram :

Langkah berikutnya ....kapan2 aja ya kalo udah dapet materi kuliah yg lengkap plus kalo gak males nulis :)

sumber:
-Use Case Driven Object Modeling with UML Theory & Practice, Doug Rosenberg and Matt Stephens
-Applying Use Case Driven Object Modeling with UML: An Annotated e-Commerce Example, Doug Rosenberg & Kendall Scott

-http://iconixprocess.com/iconix-process/analysis-and-preliminary-design/robustness-analysis/