Februari 02, 2019

Mau dibawa kemana dunia penerbangan kita?

"Sudah hampir 70 tahun, sejak tahun 1946 sampai saat ini, kita justru harus minta izin kepada otoritas penerbangan Singapura jika ada pesawat kita yang mau terbang dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru di wilayah kedaulatan RI sendiri. Hal sama juga berlaku bagi penerbangan dari Pulau Natuna ke Batam dan penerbangan-penerbangan lain di kawasan Selat Malaka"

Miris ya.. terbang di wilayah sendiri tapi yg ngatur negara lain. Kutipan masalah Flight Information Region (FIR) Singapura - yg sebagian wilayah udaranya adalah wilayah kedaulatan RI - itu diambil dari buku bagusnya mantan pilot senior Bapak Chappy Hakim. Buku itu membuka wawasan kita tentang dunia penerbangan kita, juga betapa masih banyak pe-er 'mereka' yang mesti segera diselesaikan.

Apalagi akhir-akhir ini marak pemberitaan 'kurang enak' terkait dunia penerbangan - baik dari sisi operator maupun regulator penerbangannya. Mulai dari tragedi kecelakaan pesawat, masalah delay, sampai isu mahalnya tiket pesawat, sampai2 ada netizen yang memposting cara menyiasati kenaikan harga tiket, dari Papua ingin ke Jakarta, tetapi dia membeli tiket dg tujuan Kuala Lumpur. Alasannya harga tiket Papua  - KL jauh lebih murah (selisih sekitar 2 juta-an), dan bisa turun di Jkt saat transit (asal tdk ada bagasi dan punya paspor.. wallahu a'lam.. tapi jika benar demikian, sungguh memprihatinkan ya.. http://hai.grid.id/read/071602774/viral-cowok-ini-bagikan-cara-akali-tiket-pesawat-yang-mahal-beda-hampir-rp2-juta?page=all). Dan benar, temanku yang sedang bertugas di Polinef (Politeknik Negeri Fakfak), harus membayar tiket sekitar 5 juta unt tujuan Jakarta, padahal sebelumnya 'hanya' sekitar 3 juta-an, sayangnya dia telat tau info 'ngakali' itu, tiket Papua-Jkt sudah terlanjur dibeli :(

Belum lagi isu bagasi berbayar pada penerbangan berbiaya rendah (LCC), yang ditengarai sebagai bentuk kenaikan tiket pesawat 'terselubung' (baca di sini https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190111180643-92-360254/ylki-bagasi-berbayar-bentuk-kenaikan-harga-tiket-terselubung dan ini
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3868905/ylki-bagasi-pesawat-berbayar-bentuk-inkonsistensi-lcc). Semoga segera ada tindak lanjut, agar tiket kembali murah dan free bagasi (gak kebayang pergi jauh2 tapi gak bisa bawa barang banyak plus oleh2 hehe...)

Kembali ke bukunya Pak Chappy di atas, yang mengulas semua hal terkait dunia penerbangan RI, mulai dari sejarahnya, pertumbuhannya, manajemen pelayanannya, daftar panjang insiden kecelakaan pesawat & catatan penyelidikannya, permasalahan manajemen penerbangan, sampai dengan 'punishment' berupa larangan terbang di wilayah Eropa terhadap maskapai-maskapai RI. Ya.. negara kita pernah terkena larangan terbang di Eropa, setelah otoritas penerbangan internasional menemukan banyak pelanggaran terhadap aturan keselamatan penerbangan internasional oleh negara kita. Dunia penerbangan kita dianggap 'tidak bisa' menyesuaikan diri dengan berbagai regulasi keselamatan terbang internasional.

Dalam buku tersebut juga diulas berbagai solusi, berupa masukan2 dan tindakan2 nyata yang telah coba dilakukan untuk mengatasi 'carut marutnya' dunia penerbangan nasional. Mulai dari men-deregulasi perizinan pendirian maskapai penerbangan, sampai membentuk satgas EKKT (Evaluasi Keselamatan & Keamanan Tranportasi) di masa pemerintahan Presiden SBY. Timnas EKKT yg diketuai oleh sang penulis buku tersebut, dibentuk berdasar SK Pres RI No. 3 Tahun 2007, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Berikut poin-poin garis besar hasil evaluasi Timnas EKKT :

  • penyebab dari berulangnya kecelakaan pesawat antara lain karena tidak ditangani secara serius dan proses penyelidikan yang tidak tuntas, sehingga akar permasalahan tidak pernah terungkap.
  • aspek aviation safety yang cenderung sering diabaikan oleh sebagian besar maskapai atau operator penerbangan.
  • kebiasaan sebagian pilot yg cenderung mengandalkan mekanisme pengendalian otomatis pesawat (autopilot), ternyata dapat menurunkan basic pilot flying skills, yg ditengarai sebagai salah satu penyebab kecelakaan pesawat (hal ini juga sudah diteliti secara serius di Iowa University yang dibiayai oleh NASA)
  • kurang tegasnya pihak regulator penerbangan (kemenhub dan yg terkait) dalam menindaklanjuti pelanggaran2 yg terjadi.
  • kurangnya SDM terutama tenaga pengawas atau inspektor yang kompeten di bidang pengawasan dunia penerbangan.
  • disiplin yang rendah di kedua belah pihak (operator & regulator penerbangan).
  • kondisi sarpras infrastruktur penerbangan yg sudah kadaluwarsa
  • manajemen Air Traffic Control (ATC) yang 'buruk'.
  • kesenjangan yg terjadi antara pertumbuhan penumpang yg begitu pesat dengan ketersediaan SDM (termasuk pilot) dan kesiapan infrastruktur penerbangan (termasuk kelayakan bandara)
Dan berikut saran & rekomendasi yang disampaikan oleh timnas EKKT tersebut :
  • segera dilakukan pembenahan menyeluruh secara mendesak dan terintegrasi, termasuk 'merampingkan' jumlah maskapai penerbangan yg terlalu banyak.
  • disusun ulang alur renstra  dan jangka panjang menyangkut sistem transportasi nasional yg komprehensif.
  • penegakan aturan dan regulasi yg berlanjut dengan law enforcement yg mengandung efek jera.

Bagaimana dengan upaya mengatasi lalu lintas yang super duper padat di bandara Soekarno Hatta, yang dinilai banyak kalangan 'sudah tidak layak' dan dituding jd slh satu penyebab seringnya delay jadwal take off (terutama pesawat bertarif rendah) di jam2 sibuk?  bagaimana dengan masalah FIR Singapura itu? dan bagaimana pula dengan status penerbangan negara kita yg mengalami 'down grade' dari otoritas penerbangan internasional (ICAO) itu? Pe er masih banyak, belum semuanya dapat diselesaikan. Semua tergantung upaya super serius dan koordinasi bagus dari semua pihak terkait, dari operator penerbangan & regulatornya. Bukan sekedar solusi 'tambal sulam' tanpa rencana yg matang, hanya mencari "gampangnya" saja dan keputusan yg dibuat terkesan 'panik'.  Untuk masalah terkait kedaulatan wilayah udara RI tentu butuh peran bukan hanya dari Kementrian Perhubungan, tetapi juga dari Kementian Pertahanan, AURI, Kem. Dalam Negeri, dan Kem. Luar Negeri.  Dan untuk masalah 'down grade', Dirjen Perhubungan Udara telah membentuk tim khusus dalam menangani Roadmap to Safety untuk menindaklanjuti temuan2 ICAO itu.

Pada bagian penutup, penulis berharap kita dapat berkaca dari keberhasilan PT. KAI dalam memperbaiki manajemen per-kereta api-an nasional yang dulunya juga sempat carut marut. Keberhasilan yg awalnya sempat diragukan bisa tercapai itu, dapat menjadi contoh nyata dan pelecut bagi perbaikan serius dan menyeluruh manajemen penerbangan negara kita. Semoga...

catatan:
Bapak Chappy Hakim sampai sekarang masih produktif menulis, sungguh menjadi teladan bagi kita dalam berkontribusi sesuai bidang kita masing-masing. Simak info selengkapnya pada tautan2 berikut:

Januari 11, 2019

Lolos Butuh & Mutasi Homebase..

Hmmm .. kalo nyinggung dua hal di atas (LB & MH) memang gak ada habisnya.. pengalaman pribadi dan teman2 dosen lainnya membuktikan penuh perjuangan dan lika liku untuk bisa memperoleh dan melalui hal tersebut. 

Rabu, 9 Januari 2019 akhirnya resmi pamitan dengan Pimpinan POLSAS, teman2 dan mhs di kampus tempatku berkarya selama hampir 16 tahun ini. Banyak kenangan dan perjuangan bersama teman2 yang telah kulalui di dalamnya. Pada akhirnya, kita mesti berpisah ya.. mohon maaf atas segala khilaf, dan terimakasih banyak untuk semuanya, juga pd pihak yayasan. Semoga Allah selalu memberikan yg terbaik untuk kita, dan semoga Allah memperbaiki dan memudahkan urusan mutasi homebase-ku ke UMSIDA.. aamiiin.

Kembali ke isu LB & MH di atas... seorang dosen tetap sebuah perguruan tinggi jika akan pindah ke PT lain (pindah atau mutasi homebase), perlu menempuh beberapa prosedur standar, diantaranya memperoleh "surat cinta" alias surat lolos butuh dari pimpinan PT asal. Oya surat lolos butuh itu sebenarnya adalah surat pernyataan resmi dari pimpinan PT asal yg menyatakan dosen tetap ybs sudah keluar secara baik-baik dari PT yg dipimpinnya (menyetujui pengunduran diri dosen tetap ybs dan tidak keberatan dosen tsb bekerja dimanapun).

Dan untuk bisa memperoleh surat tersebut ternyata gak semudah teorinya. Meskipun semua kewajiban telah ditunaikan oleh dosen ybs, dosen tsb juga "tidak nakal", termasuk juga sudah melunasi hutang masa baktinya di PT asal (selepas memperoleh beasiswa studi lanjut dari DIKTI dan menyelesaikan studinya), kadang masih ada saja kendala non teknis yg mesti dihadapi. Biasanya karena masih dibutuhkan tenaga dan 'namanya' di PT asal, atau mungkin karena alasan lainnya. Oleh karenanya perlu dikomunikasikan jauh2 hari secara baik2 dengan Pimpinan dan pejabat struktural terkait, terkadang juga perlu kesepakatan atau nego2 yg sifatnya win2 solution.

Tetapi jika dosen ybs (pemohon) tidak memperoleh lolos butuh dari perguruan tingginya, sementara tidak ada ikatan perjanjian, dosen tersebut dapat mengusulkan perpindahan home base  ke perguruan tinggi lain, dengan membuat surat pernyataan bermaterai Rp 6000., yang menyatakan bahwa perpindahannya tidak melanggar perjanjian (kesepakatan kerja) dan bertanggungjawab sepenuhnya jika timbul masalah lain. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (poin 6) Kemristekdikti Dirjen SID no: 4034/ D2/KP/2016,  Tanggal : 30 Desember 2016 Tentang Perpindahan Home Base Dosen Antar Perguruan Tinggi, lebih detilnya klik tautan ini: https://homebase.kopertis4.or.id/file/Surat%20Edaran%20Perpindahan%20Homebase%20Antar%20PT.pdf

Tapi perlu diingat, dalam praktek di lapangan ternyata tidak cukup hanya dengan surat pernyataan dari dosen ybs saja, masih dibutuhkan SK Pemberhentian sebgai dosen tetap oleh pihak Yayasan yg menanungi PTS asal / lama. Dan jika juga belum memperoleh SK itu, bisa berkirim surat ke Kepala Kopertis wilayah setempat (LLDIKTI), dan urusannya jadi agak panjang, arahnya ke klarifikasi / investigasi... Semoga Allah memperbaiki urusan mutasi tersebut.. aamiiin.

Yg perlu juga diperhatikan, setelah memperoleh LB, memastikan apakah operator PDPT (pangkalan data PT) dari PT asal sudah mengklik 'keluar' (mengeluarkan atau menghapus dosen ybs dari formasi dosen PT asal melalui sistem tsb), dan operator PDPT dari PT tujuan sudah mengklik 'masuk' dosen ybs (PT tujuan menerima dosen ybs dan memasukkannya ke dalam formasi dosen PT tujuan). Dan bagaimana sebenarnya tahapan awal sampai akhir mutasi homebase itu? seperti apa sih surat lolos butuh itu ? setelah berhasil mendapatkannya, bagaimana langkah selanjutnya, selain hal tsb di atas? apa saja kendala2 nya? simak info selengkapnya di sini ya..

Jazaakumullahu khoir untuk semua yg memposting informasi pada tautan di atas. Semoga bermanfaat dan menjadi berkah.. 

Desember 11, 2018

Sekolah Orang Tua : My Kids My Adventure


"My Kids My Adventure" menjadi tema parenting bagi ortu dan walmur jenjang 4 & 5 di sekolah si bungsu hari Sabtu 9 Desember kemarin. "Sekolah orang tua" - demikian istilah yang dipakai Ustadz Choirul - pemateri acara parenting tersebut, karena saat itu waktunya para ortu upgrade ilmu pengasuhan anak. Jazaakumullahu khoir untuk bunda2 panitia, semua pengisi dan pendukung acara tersebut.

Langsung saja ya, berikut poin-poin materinya :
  • selami dan pahami dunia anak, kenali siapa sebenarnya mereka. berpetualanglah di dunia anak, upgrade ilmu-nya agar ortu tidak terus menerus berbuat "dholim" pada anak (dengan tanpa disadarinya).
  • anak bukanlah manusia dewasa mini. mereka adalah manusia kecil yang neuron2 dalam otaknya belum sepenuhnya terjalin satu sama lain (terjalinnya bertahap).
  • anak2 sering di-cap berperilaku "nakal" atau "buruk", sebenarnya hal itu merupakan bentuk ekspresi dan eksplorasi dirinya atas permasalahan yang dilihat dan dialaminya. keterbatasan mereka dalam mengekspresikan 'ketidaksetujuan' nya itulah yang seakan terlihat "buruk" atau "nakal" di mata ortu-nya.
  • sikap "nakal", "konsumtif", "kecanduan gadget", "lelet", dan stigma negatif lainnya pada anak, merupakan tanda sedang terjalinnya neuron2 di otak mereka.
  • proses jalinan neuron pada anak terjadi dengan dua cara : belajar (proses yg berulang) dan pengalaman (kerja panca indra : lihat - tiru - lakukan). 
  • dampak neuron yang terjalin bertahap : anak belum terampil berperilaku & berkomunikasi (termasuk lebih banyak bertanya), anak hanya paham konsep yg konkrit (belum paham nilai2 baik atau buruk), anak butuh alat peraga, anak cepat bosan dan selalu ingin mencoba dan "menyentuh" hal2 yg baru.
  • sehingga sbg ortu, kita tidak bisa menyalahkan kondisi tersebut, tapi perlu mengendalikan situasi dan sikap kita terhadap anak.
  • jamak para ibu mengalami siklus emosi saat menghadapi "kenakalan" atau "keleletan" anak,  hal yang manusiawi sebenarnya, tapi siklus tersebut dapat menjadi masalah tersendiri bagi anak.
  • siklus emosi yang dimaksud : mulanya ibu dapat berbicara / menasehati dengan lembut (frekuensi suara rendah) -> mulai meninggikan suara saat anak tidak menghiraukan -> terkadang tangan sampai bertindak -> sehingga timbul rasa menyesal -> tetapi siklus emosi tersebut jamak berulang kembali. 
  • 'tekanan' dari rumah dan dari lingkungan sekitarnya dapat menjadikan anak sering merasakan BLAST (bored, lonely, angry, stressed, tired
  • buatlah anak merasa nyaman dengan kedekatan emosional yang dibangun ortu, bijaklah dalam mengasuh dan mendidik anak, termasuk dalam memberi hadiah dan hukuman.
  • jangan pernah berharap bisa mendisiplinkan anak, jika ortu belum mempunyai kedekatan secara emosional dengan anak. didiklah dengan cinta dan keteladanan, ajak anak terlibat jangan hanya bisa menyuruh.
  • ayah bunda akrabkan diri masing2 dahulu sebelum membangun keakraban bersama anak (akrab - bukan sekedar berada di dekatnya). Minimal 30 menit saja cobalah letakkan hp, tinggalkan sejenak semua aktifitas saat kita menemani anak belajar, bermain atau sekedar mendengarkan mereka bercerita. bangun quality time bersama anak setiap pagi bagi ortu yg bekerja.
  • akrab bersama anak bisa dilakukan dengan dua cara : bermain dan bercerita.
  • bermain bagi anak itu kebutuhan untuk : stimulasi kemampuan bersosialisasi, belajar berempati dan mengelola emosi, belajar menghargai diri sendiri dan orang lain, belajar memimpin dan dipimpin, belajar mendengar dan berbicara. jadi jangan menganggap bermain bersama anak itu hal yang sia-sia. 
  • bercerita dapat mengisi jiwa anak dengan kebaikan, sehingga anak dapat tumbuh menjadi manusia dewasa yang baik, dan membentengi anak dari cerita atau hal2 yg tdk jelas di luar rumah.
  • jadilah tempat curhat bagi anak, sentuh jiwa dan raganya dengan penuh kasih sayang, dan tunjukkan perilaku2 terpuji di hadapannya (keteladanan).
  • perlakuan ortu yg penuh cinta pd anak adalah warisan terbaik untuk masa depan anak-anaknya.
  • tahapan proses belajar pada anak (pyramid of learning) : stimulasi sensor visual (panca indra) -> stimulasi sensor motor -> persepsi (identifikasi secara parsial) --> kognitif
  • pastikan anak dapat menyelesaikan tahapan belajar tersebut secara tuntas tiap tahapannya, baru melanjutkan ke tahap berikutnya.
  • komitmen sbg ortu yg hakiki adalah menjadi ortu yang salih (imamul muttaqin) dan menjadikan anak-anaknya sebagai insan yang beriman & bertakwa pada Allah. peran dan kendali mendidik anak ternyata sebagian besar terletak di tangan ayah (dalam Al Qur'an terdapat 14 dialog antara ayah dengan anak; bandingkan dialog dg ibu yang hanya ada 2 ; terdapat dalam QS An Nisa : 34, QS At Tahrim : 6, QS Lukman : 12-19, dan QS lainnya)
  • ibu memang menjadi madrasah pertama bagi anak, tapi hal itu lebih pada konteks kasih sayang saat awal2 tumbuh kembang anak.
  • siklus logika ayah dapat 'meredam' siklus emosi ibu dalam mengasuh anak, juga ketegasan dan kedisiplinan ayah dibutuhkan dalam pola asuh anak. 
  • ayah yang sering berdialog ringan dengan anaknya dapat menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan menyenangkan (suka bergaul, suka menghibur, harga diri tinggi, pretasi akademis lebih bagus).
  • anak yang merasa "yatim" dari figur ayah dapat menjadikan anak mempunyai lebih banyak problem, antara lain sulit mandiri, tersesat dalam figuritas, cenderung cepat puber, dan plin plan.
Itu dia poin-poin yg dapat dirangkum, dan berikut referensi pemateri dari berbagai sumber :
  • 7 kiat orang tua sholih menjadikan anak disiplin dan bahagia - Abah Ihsan
  • Yuk jadi orang tua sholih - Abah Ihsan
  • Segenggam iman - Fauzil Adzim
  • Waktu berharga untuk anak - Fauzil Adzim
  • Alhamdulillah anak saya "nakal" - Miftahul Jinan
  • Ceramah Bunda Elly Risman - youtube.com

wallahu a'lam... semoga bermanfaat

Desember 06, 2018

My Weekend : Parenting & Rafting

Weekend-ku kemarin itu ... it worth ! :)

Sabtu 1 Desember, ikutan Parenting Fair 2018 di DBL Arena, pematerinya Bunda Elly Risman ("parenting for all") dan Kang Asep ("pernikahan adalah bisnis yang serius"). Kebetulan wagub terpilih Jatim - Bang Emil Dardak berkesempatan hadir sebentar dan memberi pengantar. Alhamdulillah semuanya gratis, dan ada deklarasi untuk menyelenggarakan banyak acara parenting gratis berikutnya yang juga menjangkau kampung2 untuk menuju Indonesia Emas. Deklarasi itu ditandatangani oleh Ustadz Sulton (Ka.Yayasan Seribu Senyum), Bang Emil Dardak dan Bunda Elly Risman. Sampai2 Bunda Elly bilang apa yang telah diupayakan oleh Yayasan Seribu Senyum (https://seribusenyum.org) dan para donatur itu adalah jihad, karena menyelenggarakan parenting itu butuh banyak biaya, dan biasanya identik dengan mahal. Program mulia tersebut perlu didukung semua elemen masyarakat. Pengasuhan anak memang butuh ilmu, apalagi di jaman serba gadget seperti sekarang. Tidak hanya orang tua, semua pihak perlu terlibat di dalam pengasuhan anak, mesti ada sinergi antara rumah, sekolah, lingkungan dan regulasi pemerintah.

Hmmm.. sbg ortu di jaman yg sangat dinamis ini, kita mmg mesti terus belajar, terutama ttg ilmu pengasuhan anak.. yeah we're not a perfect parents, but we must continue learning.

Dan berikut yang bisa kurangkum dari paparan pemateri dalam acara tersebut, :
  • selalu aware dengan perubahan sikap anak, jangan selalu merasa aman.
  • jaga komunikasi yg baik dengan anak, agar mereka merasa aman dan nyaman menceritakan semua yang mereka rasakan, mrk lihat dan temui di dalam dan di luar rumah
  • turunkan frekuensi suara jika ingin menasehati anak, pilih kata2 yg ringkas dan to the point pd masalahnya
  • pahami perasaan anak, jangan sesekali mengabaikan perasaan mereka, karena itu sangat berarti buat mereka. jika anak nangis karena jatuh misalnya, maka coba tanyakan apa yg dirasakannya, walau terkesan remeh tapi itu dapat mengalirkan emosi mereka.
  • "bencana" ada di dalam genggaman tangan anak-anak kita (baca : smartphone), dan sedihnya itu justru difasilitasi oleh kita sebagai orang tua 
  • usahakan jgn meminjamkan hp pd anak2, krn sgt mungkin tanpa sengaja mereka melihat hal2 berbau "dewasa" yg sgt tdk layak mereka tonton. Akal anak yg belum sempurna berkembang, jika sudah terpapar hal tersebut maka akan merusak sekitar 4% otak depannya.. naudzubillah
  • jika mmg ada sikon yang 'memaksa' meminjamkan hp pada anak, maka pastikan menyampaikan pesan bhw Allah melihat semua yg mereka buka di hp, beri edukasi yang baik dan sehat dalam menggunakan internet, dan ortu sambil memonitor tentunya.
  • ingat selalu, kita sbg ortu akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah ttg pola asuh kita
  • ayah sebagai kepala keluarga perlu menentukan GBHK (garis-garis besar haluan keluarga)
  • ibu perlu menjaga wibawa ayah di depan anak-anak. jangan jadikan ayah sebagai 'ancaman' bagi anak (hindari mengatakan ini pada anak : "awas ya ibu laporkan pd ayah kalo kamu nakal") 
  • ayah ibu perlu duduk bareng bikin list apa yg harus diperbaiki, dibatasi, ditingkatkan, kemudian komunikasikan dengan anak-anak. ayah ibu duduk berdampingan dg anak2 (bukan berhadap2an), ayah yg membuka percakapan dan sampaikan dari hati bahwa kita sbg ortu selama ini telah salah dalam mengasuh mereka, minta maaf pada anak2, dan pegang pundaknya. maka insyaaAllah anak akan merasa lega, turun marahnya, tersentuh hatinya dan belajar sikap-sikap sportif dari ayah ibunya.
  • ingat selalu tips ini : mendengar aktif, membaca bahasa tubuh dan perasaan anak, duduk berdampingan dan turunkan frekuensi suara saat berbicara dan menasehati anak.
  • dan untuk pasangan yang akan menikah, perlu membekali diri masing2 dengan ilmu pengasuhan anak (parenting)
  • pernikahan adalah 'bisnis' yang serius. pernikahan perlu titik start, rute, dan tujuan, perlu tahu mau dibawa kemana, apa tujuannya, apa target dalam 1, 2 atau 5 tahun ke depan, bagaimana mengkomunikasikan perbedaan latar belakang pendidikan, keluarga, dll. Karena pernikahan akan mempertemukan dua mahluk yg sebelumnya 'asing' satu sama lain.
  • jangan berharap dapat mengubah kebiasaan dan karakter pasangan. jadi jika sebelum menikah sudah merasakan ada 'kekerasan' walaupun hanya verbal dari calon suami, ditemui juga ada sikap-sikap yang tidak gentle dan tidak melibatkan calon istri dalam rencana besar sang calon suami, maka sebaiknya hindari meneruskan ke jenjang pernikahan.
  • penting juga memastikan apakah calon suami bisa melindungi, menutup aib, dan 'memperindah' ahlak calon pasangannya.
  • samara - sakinah mawaddah wa rohmah - esensi sebenarnya adalah adanya komitmen, gairah, dan kasih sayang diantara suami istri. keduanya mesti mengkomunikasikan semua keinginan masing-masing, termasuk dalam hal mencapai kepuasan saat berhubungan suami istri (karena ini termasuk masalah yang mendasar dalam memperkokoh pernikahan). 
  • berbeda pendapat dan 'berantem' dalam rumah tangga dalam porsi dan cara yg 'benar' sah-sah saja, asalkan hal itu dapat mempercepat pencapaian tujuan pernikahan. 
  • jadi intinya, layaknya bisnis, maka pernikahan-pun perlu adanya semua perangkat yang diperlukan dalam bisnis, tentu dalam konteks membangun rumah tangga. 

Minggu 2 Desember, seru2an rafting bersama sahabat dan para krucil, berempat cewek semua :)
Seharian mbolang ke daerah Pujon - Malang, untuk rafting dan jalan2 ke kawasan wisata paralayang di Gunung Banyak (Taman Langit dan sekitarnya). Perjalanan dimulai dari stasiun Sidoarjo naik kereta ekonomi yang paling pagi. Nyampe Malang dijemput carteran lanjut ke meeting point provider-nya (Pujon Rafting) di pasar wisata Dewi Sri (arah ke Ngantang). Setelah briefing dan sedikit melakukan pemanasan, kami dibawa ke start point rafting naik mobil bak terbuka. Hihi lucu.. naik mobil bak terbuka, duduk berempat di bak belakang pake peralatan rafting dengan warna mencolok lengkap dengan helm-nya. Deg-deg an juga pas sudah naik ke perahu karet dan  diberi aba2 agar berpegang erat pada tali dan konsentrasi dengan instruksi yang diberikan mas Rangga yang mendayung perahu. Jika dia teriak "kiri" maka kami mesti segera bergeser ke kiri dan sebaliknya, Jika denger teriakan "boom" maka perahu akan meluncur ke bawah dan kita mesti menarik tubuh kita ke belakang dengan posisi menengadah sambil tetap berpegangan pada tali perahu. Nah ini yg plg bikin dag dig dug..jika dengar teriakan "terbalik" maka kita mesti melepaskan pegangan pada tali agar tidak terus terperangkap dalam perahu yang terbalik. Kita mesti berupaya tidak panik dan membiarkan tubuh kita terapung di air agar mengikuti arus. Bagiku ini hal yg sgt menantang krn aku tdk bisa berenang hehe..dan praktek pasti tidak semudah teorinya.

Finally....gooooo... and let it flow .. perahu karet yang membawa kami mulai didayung oleh mas Rangga, baru beberapa meter bergerak sdh diteriaki "hati-hati boom".. terus "boom" lagi.. wah seruu banget, meluncur dua kali, sensasi nya itu lo .. perahu terus bergerak mengikuti arus, beberapa kali menabrak batu kali yg cukup besar2, jika tersendat batu kita akan disuruh mengoyang2kan badan ke depan ke belakang sambil menggeser ke arah berlawanan dengan batu, agar segera terlepas dari sendatan. wuih ternyata mmg cukup menguras tenaga padahal kita gak ikutan dayung lo..tapi aslii.. serruu abis.. apalagi pas diteriaki "terbalik".. aku berusaha pasrah dan kulepas genggamanku pd tali perahu.. kurasakan sensasi tenggelam dan berusaha tidak panik sambil mengapungkan tubuhku mengikuti aliran arus.. alhamdulillah akhirnya berhasil juga "menyelematkan diri" walau sempet kemasukan air di telinga dan mulut. tapi itu sungguh pengalaman yang seru dan mengesankan hehe.. Belakangan kami baru ngeh, sebelum perahu terbalik (tepatnya sengaja dibalik hehe), tim penyelamat sudah siap di sekitar kita untuk membantu kita segera keluar dari perahu yg terbalik... waahh bagi yg gak berani tenggelam, bisa bilang nih pada tim "gak usah pake dibalik perahunya yaa" hihi..

Sambil rafting, kami beberapa kali 'narsis' foto2, sesekali kami diteriakin mas Rangga untuk noleh ke arah kamera yang dipegang mas Arif - anggotan tim yang merekam kegiatan kami di sepanjang aliran sungai yang kami lewati. Hihi capek juga mgk ya terus lari2 kecil ngikutin kami, sambil bawa kamera, kayak wartawan yg ngejar selebriti.. hehe. Alhamdulillah cuaca saat itu sangat mendukung, debit air juga lagi bagus2nya. Di sepanjang aliran sungai kami menikmati hamparan pemandangan alam ijo royo2, lengkap dengan alunan suara alam - paduan suara serangga khas hutan pegunungan.. masyaaAllah.. Gak habis2 rasanya syukur kami panjatkan.. "maka nikmat Tuhan-mu manakah yang kamu dustakan".

Tapi sayang, msh terlihat beberapa onggokan sampah plastik yg hanyut, apalagi beberapa hari lalu ktnya aliran sungai habis disapu banjir, jadi lbh byk onggokannya. Mas Rangga cerita bhw tim Pujon Rafting seminggu sekali menyusuri sungai itu untuk membersihkan sampah-sampah plastik. Oya sungai arung jeram-nya bersebelahan langsung dengan jalan raya dari arah Batu-Pujon ke Ngantang, Selorejo, Jombang, atau Kediri. Jadi katanya lebih aman, karena jika terjadi sesuatu hal, proses evakuasinya bisa cepat dilakukan. Beda dengan sungai arung jeram lainnya yang letaknya jauh ke pelosok pedalaman atau hutan. Tapi pingin juga kapan2 nyobain di tempat lain yang lbh menantang alamnya. Pingin nyoba berarung jeram di sungai Pekalen - Probolinggo (https://raftingsonga.com/) gara2 di-iming2i suami yg udah pernah rafting di sana .. hehe jadi ketagihan rafting.. semoga kesampaian.

Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan aman. Habis rafting, kami berenang sepuasnya - gratiss- di pemandian Dewi Sri, airnya seger, jernih banget, dingin, dan tanpa kaporit karena langsung dialirkan dari mata air yang banyak terdapat di bukit2 sekeliling tempat wisata itu. Setelah mandi, beres2 barang, copy foto2 kami selama rafting yg didokumentasikan tim rafting, makan siang (disediakan oleh provider). Oya biaya yg dikenakan 175 ribu per orang (biaya ter-update untuk minimal 4 orang, belum termasuk dokumentasi), semakin banyak peserta maka semakin murah. Bisa simak infonya di sini http://www.raftingpujon.com/.

Setelah jalan2 bentar ke pasar wisata Dewi Sri yang penuh dengan stand bunga hias, buah segar, dan souvenir2, kami lanjut jalan2 ke kawasan wisata Gunung Banyak. Ada paralayang, Taman Langit, dan Omah Kayu, semuanya dalam satu kawasan. Tiket masuk masing2 cukup murah hanya 10 ribu rupiah saja. Hmmm... kawasan wisata yang sejuk, memanjakan mata dengan pemandangan alam khas pegunungan. Dari tempat paralayang, kita bisa leluasa melihat dari atas kota Batu & sekitarnya yang dikelilingi pegunungan.

Banyak spot foto menarik di Taman Langit, juga ada cafe dengan menu murmer milik Perhutani di dalamnya. Beruntung sempat menikmati semua view bagus di kawasan paralayang dan Taman Langit, karena hujan deras mengguyur setelah itu. Rencana ke Omah Kayu terpaksa dibatalkan.

Jam 4 sore kami dijemput di Taman Langit melanjutkan perjalanan ke Malang. Di kota Batu, kami mampir ke Rumah Susu KUD Batu (yg di dekat sebuah factory outlet, sisi kiri jalan raya ke arah kota Malang,  gak jauh dari alun2 kota Batu), menikmati susu madu jahe, roti bakar coklat, kentang goreng, susu dan yogurt produk mereka. Hmmm semuanya yummi dan cukup murah.  Lanjut lagi perjalanan, dan sekitar maghrib kami nyampe di Stasiun Malang Kota Baru, untuk melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Alhamdulillah wa syukurilah ...

November 27, 2018

Waspadalah, jaga selalu hidayah !

Kajian Ustadz Syafiq Riza Basalamah yang berjudul "Menjaga Hidayah" ini (https://www.youtube.com/watch?v=72Q0vlVv1hs) sangat menarik dan sangat patut disimak sampai habis. Untuk kemudian menjadi renungan bagi kita semua. Renungan mendalam tentang betapa pentingnya menjaga hidayah secara kontinyu. Membuat kita selalu waspada dan tidak mudah terlena, tidak merasa aman dengan keimanan yang sudah kita miliki sekarang.

Banyak sekali nasehat / tausiyah untuk menjaga hidayah dari banyak ulama yang perlu kita renungkan dan amalkan. Antara lain; kita dapat hidayah Islam karena Allah, kita bisa beramal soleh, berbuat kebaikan dan kebajikan juga karena karunia dan rahmat Allah. Maka janganlah ujub terhadap diri sendiri jika kita mampu melakukan kebaikan & beramal soleh,  itu semua karena Allah. Kita memohon pada Allah untuk selalu menjaga hati kita berada di atas agamaNya sampai akhir hayat kita. Juga memohon agar Allah mewafatkan kita dalam keadaan husnul khotimah. Yang juga perlu diingat, hati-hati janganlah mencela orang yang berbuat maksiat atau dosa, karena bisa jadi kita berbuat hal yg sama - naudzubillah, dan yang orang kita cela pada akhirnya bertaubatan nasuha. Pelihara selalu rasa takut pada Allah, terus perbaiki semua sisi hati kita, luruskan selalu semua niat kita hanya untuk meraih ridlo Allah. Ketaatan pada saat kita sendirian, itu bisa menyebabkan kita istiqomah dalam hidayah Allah. Kita mesti punya amal kebajikan yang tersembunyi. Proses menjaga hidayah memang penting, tapi selalu ingat bahwa kondisi iman di akhir hayat menjadi penentu segalanya.

Yang perlu juga diperhatikan terkait menjaga hidayah adalah dengan selalu menghadirkan hati saat berdoa termasuk dalam setiap bacaan sholat kita. Terutama saat membaca ayat "ihdinash shiratal mustaqim..." (Al Fatihah 6-7). Karena dalam ayat / doa tersebut mengandung makna permohonan pada Allah agar diberi petunjuk pada jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Allah beri nikmat kepada mereka, bukan jalan orang-orang yang dimurkai Allah dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Bisa jadi karena saking hafalnya, kita bisa lancar membaca doa tersebut tapi sebenarnya saat itu hati kita sedang lalai (tidak khusyuk). Hal lain yang perlu menjadi perhatian kita, ternyata 'kesetiaan' seseorang terhadap adat istiadat atau tradisi yang bertentangan dengan syariat Islam, juga dapat menghalanginya dari hidayah Allah. Selengkapnya bisa disimak dalam kajian Ustadz Firanda tentang "penyebab paling parah dari terhalangnya hidayah" berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=qxmrYNsC-DM .

Kembali ke isi kajian Ustadz Syafiq R.B. di atas, beberapa orang yang Allah cabut hidayah Islam dari hati mereka, sehingga mereka murtad - naudzubillahi mindzaalik, itu adalah orang-orang yang hebat. Diantaranya ada penghafal Al Qur'an, penulis kitab-kitab salaf, fisabilillah, ahli ibadah, dan lainnya. Tapi setelah Allah uji keimanan mereka, sebagian besar diantaranya akhirnya murtad.. naudzubillahi min dzalik, semoga kita tidak termasuk dalam golongan mereka. Tapi ada juga yang akhirnya Allah beri hidayah lagi untuk kembali ke fitrohnya, dan jujur dengan keimanannya, sehingga Allah wafatkan dalam keadaan husnul khotimah.. masyaaAllah. Simak sampai habis kajiannya ya.. banyak 'ibroh yang bisa kita petik dari perjalanan hidup orang-orang yang diuji keimanannya oleh Allah itu. Semoga Allah jadikan kita uswah, bukan 'ibroh untuk orang lain.. aamiiin.

Akhirnya, hanya pada Allah sajalah kita memohon dan berlindung agar hidayah Islam tidak dicabut dari hati kita. Berikut amalan (doa) yang perlu kita panjatkan dalam setiap sujud kita (diambil dari beberapa sumber).

{"Syeikh Abdul Aziz Bin Baaz (semoga Allah merahmatinya) berkata : Merupakan 3 doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud

1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah

اللهم إني أسألك حسن الخاتمة
Allahumma inni as’aluka husnul khotimah

Artinya: “Ya Allah aku meminta kepada-Mu husnul khotimah”

2. Mintalah agar diberikan kesempatan bertaubat sebelum wafat

اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut

Artinya: “Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat”

3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agama Allahnya

اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinik

Artinya: “Ya Allah wahai Sang Pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu”

Kemudian saya sampaikan, jika kau sebarkan perkataan ini, dan kau berniat baik denganya, maka semoga menjadikan mudah urusan urusanmu di dunia dan akhirat.

Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke Surga Allah."}


Semoga bermanfaat.. Wallahu a'lam.

November 06, 2018

Apple vs Google *

"Apple vs Google - Perseteruan Korporasi Besar yang Melahirkan Revolusi Teknologi Digital" adalah judul buku ciamik yang ditulis oleh Fred Vogelstein - seorang editor sekaligus kontributor bidang IT dan media di majalah Wired, yg juga pernah menjadi staf penulis di Fortune, The Wall Street Journal, dan US News & World Report. Artikelnya juga pernah dimuat di The New York Times Magazine, Los Angeles Times, dan Washington Post. 

Membaca buku itu serasa membaca tesis karena saking detil, akurat dan terstrukturnya, tapi seru untuk dibaca. Total halamannya 329, dan jumlah sumber / referensi yang dikumpulkan penulis sekitar 320-an! Beneran yang dibilang Fortune bahwa buku itu "penuh dengan detil/rincian cerita yang belum pernah dilaporkan sebelumnya". Kembali ke judul postingan di atas, sebenarnya bisa dikatakan juga Apple vs Samsung, kenapa? karena Apple bukan hanya "berperang" melawan Google dan komunitas Android, tapi secara de jure Apple juga melawan Samsung - salah satu produsen smartphone berbasis Android terbesar. Dan bukan hanya Samsung, tapi produsen smartphone berbasis Android lainnya seperti HTC dan Motorola juga digugat oleh Apple. Tapi pertarungan 'hak paten' dengan Samsung-lah yang paling sengit, yang akhirnya dimenangkan oleh Apple.

Awalnya.. Apple dan Google adalah mitra bisnis ketika iPhone diperkenalkan pada awal 2007, mereka juga rekan sejiwa dalam revolusi teknologi (baca: terciptanya smartphone). Bahkan triumvirat-nya Google yaitu Sergey Brin, Larry Page dan Eric Schmidt - menganggap Steve Jobs (sang pendiri dan pemilik Apple) - sebagai mentor mereka. Kala itu harmonisasi Apple dan Google ditunjukkan dalam sinergi yang indah, Apple membuat perangkat keras kelas wahid, dan Google membuat perangkat lunak kelas wahid. Mereka dulu juga memiliki musuh bersama yaitu Microsoft. 

Mengutip dari buku tersebut, smartphone disebut sebagai revolusi teknologi, karena smartphone telah secara fundamental mengubah cara kita memperoleh dan memproses informasi. Bayangkan buku, koran, telepon, radio, kamera, tape recorder, video, kompas, televisi, VCR & DVD, PC, ponsel, video game, termasuk iPod; semua fungsi benda-benda atau alat-alat itu itu mampu dijalankan hanya oleh sebuah smartphone. Smartphone juga mengubah secara radikal cara kita belajar dan belanja, cara dokter mengobati pasien, juga cara kita bepergian dan menjelajah. Apple mampu membuat iPhone yang fenomenal itu - smartphone yang begitu elegan dengan interface yang begitu mulus, bahkan layar kacanya terbuat dari kaca terkeras berkualitas yang dulu dikembangkan untuk membuat kokpit jet tempur tahun 1960-an - yang disebut Gorilla Glass - tapi pada akhirnya Departemen Pertahanan AS tidak menggunakan bahan tersebut. Sedangkan Google menyediakan platform yang memiliki banyak fitur mutakhir untuk dijalankan di smartphone bikinan Apple alias iPhone - seperti mesin pencari Google, Google Maps, dll. Sebenarnya Apple juga memiliki platform sendiri, tetapi masih kalah dengan platform yang dimiliki oleh Google. Selain fitur-fiturnya lebih canggih dan akurat, platform bikinan Google juga menawarkan lebih banyak pilihan ponsel - hal inilah yang akhirnya menimbulkan 'keretakan' antar keduanya. 

Pada akhir 2007, Google memperkenalkan Android yaitu sistem operasi ponsel berbasis open source dan platform yang menarik program2 keluaran developer perangkat lunak lainnya disamping Google itu sendiri. Selain memperkenalkan Android yang dimotori oleh Andy Rubin, Google juga memiliki rencana untuk mendominasi pasar ponsel dan perangkat mobil lainnya. Google juga tumbuh pesat dan menjadi perusahaan terkuat di web, sehingga mampu mengontrol bisnis iklan berbasis hasil pencarian dan mampu membeli Youtube pada tahun 2006. Hal itu membuat industri telekomunikasi merasa waswas, tak terkecuali pihak Apple. Berikutnya, kedua perusahaan tersebut saling berebut pasar platform, persisnya terjadi perang platform (meminjam istilah dari Silicon Valley) antar keduanya. Sampai akhirnya terjadi gugatan terhadap beberapa pembuat ponsel Android oleh pihak Apple, yang dianggap telah mencontek desain dan interface-nya iPhone. Ironisnya walau Apple telah banyak mengajukan gugatan hukum terhadap produsen ponsel Android, tetapi sejatinya Apple belum kunjung menuntut Google itu sendiri. Asumsinya karena Apple paham betapa sulitnya membuktikan 'pencurian' perangkat lunak seperti Android, yang Google berikan secara cuma-cuma untuk dimodifikasi operator seluler dan produsen ponsel sesuka hati mereka.

Menurut orang-orang yang terlibat dalam gugatan hukum yang diajukan Apple terhadap Samsung, gugatan itu hanyalah salah satu taktik untuk menyerang Android yang diciptakan Google. Ponsel dan tablet berbasis Android produksi Samsung juga dirasa semakin menggerogoti pangsa pasar iPhone dan iPad keluaran Apple. Dalam perang platform, besar kemungkinan sang pemenang akan mendominasi pasar secara mutlak, sedangkan pecundang tidak memperoleh apa-apa, dan bahkan mesti siap-siap 'hilang' eksistensinya. Sehingga dalam semua gugatannya, Apple benar2 all out, dan bahkan telah menciptakan firma penasehat hukum paten terbesar di dunia dalam proses gugatan tersebut.

Menarik membaca bagian sengketa paten dalam buku tersebut. Ternyata paten apa saja bisa digugat keabsahannya, kecuali sengketa paten terhadap molekul tertentu yang baru dan khas untuk obat. Dalam dunia IT, begitu banyak modifikasi yang bisa dilakukan terhadap suatu temuan hardware maupun software, yang sebelumnya juga tidak benar-benar orisinil alias juga sudah melalui modifikasi tertentu pula. Selain itu aturan paten untuk software lebih lentur daripada aturan paten untuk obat. Sebagai contoh Amazon yang memiliki paten "klik 1x untuk membeli sekarang". Paten tersebut pernah diperkarakan di pengadilan, karena dianggap pernah digunakan oleh perusahaan lain sebelum Amazon mematenkannya. Dan setelah Amazon memperbaiki klaim patennya, maka pihak berwenang terkait paten di AS (USPTO) mengesahkan ulang paten tersebut pada tahun 2010.

Di buku itu juga diulas tentang hak paten yg ternyata juga diperebutkan sejak dulu kala. Graham Bell dan Elisha Gray juga pernah berebut hak cipta sebagai penemu telepon sepanjang satu dekade. Bertahun-tahun Wright bersaudara juga mempertahankan paten mereka untuk penerbangan terkendali. Penemu laser Gordon Gould malah tidak memahami proses pendaftaran paten, hingga akhirnya keduluan didaftarkan oleh fisikawan lain - Charles Townes.

Kembali ke pertarungan Apple vs Google.. Singkat cerita era kejayaan Apple seakan ikut 'suram' saat Jobs meninggal karena kanker. Sosok Tim Cook - CEO Apple - sepertinya belum mampu mengalahkan kharisma dan kepiawaian Steve Jobs. Iklan produk Apple tidak lagi segemilang dulu, apalagi aplikasi peta Apple sebagai pengganti Google Maps di iPhone 5 juga sarat galat. Harga saham Apple bahkan merosot pada tahun 2013. Sebaliknya saham Google mencapai nilai tertinggi dalam sejarahnya.

Dann.. Kira-kira apa yang akan terjadi kemudian ya.... semua kemungkinan bisa saja terjadi, who knows.. Allahu a'lam.


note
gambar tokoh2 Google dan Apple di sini diambil dari sumber-sumber di internet.

Oktober 26, 2018

"a woman is like a tea bag .."

"A woman is like a tea bag - you can't tell how strong she is until you put her in hot water" (Eleanor Roosevelt). "Kekuatan seorang perempuan baru akan terlihat ketika dia dicemplungkan dalam situasi yang panas." Quote yg senada dengan diksi jaman now - "the power of emak-emak" tsb, merupakan prolog dari buku-nya Betti Alisjahbana yg berjudul "Perempuan Pemimpin" yang menampilkan kisah 10 pemimpin perempuan dalam membangun keluarga, mengarungi tantangan karier, menyiasati peran ganda, serta berkontribusi bagi masyarakat luas. 

Sharing pengalaman yang sangat menginspirasi dari para perempuan pemimpin antara lain.. Atiek Nur Wahyuni - CEO Trans Media Group, Intan Abdams Katoppo - Dirut PT Hotel Indonesia Natour 2011-2015, Ligwina Poerwo Hananto - Founder & CEO QM Financial, Mira Amahorseya - Dirut PT Sarinah 2012-2014, Mira Lesmana - Produser Film & Founder Miles Films, Nurhayati Subakat - Founder & CEO PT ParagonTech Innovation (Wardah Cosmetics), Shinta Dhanuwardoyo - Founder & CEO PT Bubu Kreasi Perdana, Suzy Hutomo - Founder & CEO The Body Shop Indonesia, Tri Rismaharini - Walikota Surabaya, Yani Panigoro - Direktur Medco Holding, dan dari pengalaman penulisnya sendiri - Betti Alisjahbana - yang pernah memimpin PT IBM Indonesia & founder PT Quantum Business International. 

Ya.. kaum perempuan membawa sudut pandang tersendiri dan sifat-sifat yang khas dalam memimpin. Gaya mereka yang cenderung partisipatif, lebih peka & detail, bisa multitasking, serta fondasi dan hati kuat yang mereka miliki - merupakan anugrah Ilahi Robbi bagi kaum perempuan dalam melengkapi potensi mereka lainnya, sehingga mereka bisa berkontribusi 'mengubah dunia'. Fondasi itu adalah 4P alias performance, perseverance, practice, dan patience. Yap... kinerja, ketegaran, terus belajar & berlatih, serta kesabaran - merupakan 4 fondasi penting bagi mereka dalam membangun karier sekaligus keluarganya. Selain itu ada sedikitnya 7 bekal yang diperlukan untuk memperbesar kemungkinan kaum perempuan mencapai posisi puncak karier yaitu : motivasi yg kuat, bantuan mentor (org yg dimentori disebut "mentee"), berinisiatif, bangun jejaring, berani keluar dari zona nyaman, hidup seimbang (work-life making it work), dan tegar dlm perjalanan jatuh bangun ke posisi puncak. Sang penulis juga membagikan tips-nya dalam memanajemen waktu, untuk mengatur skala prioritas dalam karirnya (lihat gambar di samping kiri atas)

Pemimpin perempuan juga bisa tetap feminin dalam memimpin dan mempunyai karakteristik tertentu sebagai berikut :
  • cenderung mengolaborasikan pegawai daripada merankingnya; 
  • lebih partisipatif, kolaboratif & interaktif; 
  • nyaman berbagi informasi;
  • tidak hanya mengerti "big picture", tapi juga sgt perhatian thd detail, bahkan yg terkecil;
  • melihat pembagian kekuasaan sebagai kemenangan, bukan tanda kelemahan;
  • siap menerima ketidakpastian & lebih fleksibel;
  • menghormati intuisi dan rasionalitas;
  • sangat menyadari bahwa manusia bukanlah mesin, dan karakter seseorang merupakan hal yg teramat penting diperhatikan, terutama dalam hal merekrut karyawan baru;
  • mempunyai integritas tinggi dan dapat dipercaya;
  • lebih tekun, lebih peka, lebih rela berkorban, dan lebih memberi 'sentuhan' pada bawahan & pelanggannya;
  • tidak menganggap remeh siapapun;
  • mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya, sehingga muncul sinergi umpan balik positif;
  • bisa menjadi agen perubahan yg baik;
  • lebih komunikatif dan bisa menjadi pendengar yang baik;
  • mereka juga melek IT & berwawasan global, kreatif dan mampu memobilisasi tim dengan gaya khas-nya;
  • tahu kapan saatnya harus 'berhenti' ;
  • dan yang paling penting - mereka juga religius dan bersandar pada pertolongan Allah setelah semua ikhtiarnya yang maksimal.
Hmmm.. menarik menyimak satu persatu sharing pengalaman mereka, jadi semakin memperkaya hati dan wawasan kita sebagai perempuan. tentu ada plus minusnya dipimpin oleh seorang perempuan. Dan yang terpenting, tugas utama kaum perempuan adalah membangun keluarga dan menjadi 'madrasah pertama' bagi anak-anak mereka, karena dari sanalah kekuatan bangsa bisa terbentuk. Ibu rumah tangga (rt) adalah wanita karir 24 jam, 'jabatannya' banyak, mulai dari menteri keuangan rt, menteri dalam negeri rt, menteri kesehatan rt, humas rt, dll.. Mereka juga mesti pandai ngatur waktu,  pandai multitasking, sekaligus juga berperan jadi murid karena perlu terus belajar byk hal untuk kepentingan rt-nya. Maka para ibu, berdzikirlah selalu sambil beraktifitas, agar jadi berkah waktumu.. Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat ..